• SMP NEGERI 1 JABON

Buku Panduan NARASI Menghadirkan Pengalaman Perdagangan Internasional di Kelas IPS

 

SMP Negeri 1 Jabon menghadirkan NARASI—Negosiasi Antarnegara dan Simulasi Perdagangan Internasional, sebuah inovasi pembelajaran IPS yang dikembangkan oleh Mokhammad Ilham Fuady, S.Pd. Melalui permainan kartu, peserta didik diajak memahami perdagangan internasional dengan berperan sebagai negara, mengelola persediaan barang, bernegosiasi, dan memenuhi kebutuhan melalui pertukaran yang disepakati bersama.

NARASI lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih konkret, aktif, dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Konsep ekspor, impor, kelangkaan, serta hubungan antarnegara membutuhkan pengalaman belajar yang membantu murid memahami proses dan keterkaitannya. Potensi lingkungan Jabon, seperti tambak udang dan bandeng, juga menjadi penghubung untuk membahas bagaimana produk lokal dapat berkaitan dengan perdagangan yang lebih luas.

Gagasan awal NARASI mulai dikembangkan pada Februari 2026, kemudian diuji coba pada 9 April 2026 dan dilaksanakan pada 29 Juli 2026. Pengembangan perangkat mencakup kartu negara, kartu barang, kartu kejadian, buku panduan, serta lembar pencatatan transaksi dan pemeriksaan hasil.

Dalam permainan, peserta didik terbagi menjadi enam kelompok yang mewakili Indonesia, Jepang, China, Australia, Arab Saudi, dan Korea Selatan. Setiap negara memiliki jenis dan jumlah barang yang berbeda. Perbedaan persediaan tersebut mendorong kelompok untuk menentukan prioritas, mencari mitra, dan menyusun tawaran perdagangan. Anggota kelompok menjalankan peran sebagai ketua strategi, negosiator, penjaga kartu, pencatat transaksi, dan pemeriksa kebutuhan.

Perdagangan berlangsung selama empat putaran, masing-masing sepuluh menit. Pada menit ke-5 hingga ke-35, guru membacakan kartu kejadian setiap lima menit. Kejadian seperti gangguan pengiriman energi, pembatasan transaksi, dan penundaan pengiriman teknologi mengajak peserta didik menyesuaikan strategi. Setiap pertukaran harus disetujui kedua pihak, diserahkan secara lengkap, dan dicatat pada lembar transaksi.

Tujuan permainan adalah memenuhi lima kategori kebutuhan negara, yaitu pangan, energi, transportasi, teknologi, dan komoditas ekspor. Negara yang memenuhi kategori kebutuhan terbanyak pada akhir permainan menjadi pemenang. Apabila hasilnya sama, penentuan dilanjutkan menggunakan total poin atau nilai bintang sesuai ketentuan yang dipilih sebelum permainan.

Melalui NARASI, peserta didik mendapat kesempatan untuk melatih pemahaman ekspor dan impor, komunikasi, kerja sama, pengambilan keputusan, serta ketelitian dan kejujuran. Guru dapat mengamati proses belajar melalui negosiasi, catatan transaksi, pemeriksaan kebutuhan, dan refleksi kelompok. Pengalaman selama permainan menjadi bahan diskusi tentang alasan negara berdagang dan pentingnya kerja sama dalam menghadapi keterbatasan sumber daya.

Untuk mendukung penggunaan inovasi ini, Buku Panduan NARASI akan disertakan pada halaman ini. Buku tersebut memuat persiapan permainan, pembagian kartu setiap negara, tata cara penggunaan kartu, jadwal kejadian, penentuan pemenang, serta lembar transaksi dan penilaian. Panduan ini diharapkan membantu pendidik menerapkan dan mengembangkan NARASI sesuai kebutuhan pembelajaran.

LINK DOWNLOAD BUKU PANDUAN NARASI

Tulisan Lainnya
Komentari Tulisan Ini